Ekonomi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin operasional 21 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil karena jajaran pengurus, termasuk pemegang saham, komisaris, dan direksi, dinilai tidak mampu menyehatkan kembali bisnis perusahaan.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bergerak cepat memberikan jaminan terhadap dana nasabah di BPR yang dicabut izinnya. LPS memastikan dana nasabah aman dan akan dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku. Proses klaim penjaminan dan likuidasi telah disiapkan secara matang.

Dalam proses penjaminan dana, LPS melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data simpanan serta informasi terkait lainnya. Tujuannya adalah menetapkan simpanan yang layak dibayar. Proses rekonsiliasi dan verifikasi ini ditargetkan selesai paling lambat 90 hari kerja. Dana untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah berasal dari dana yang dikelola oleh LPS.
Nasabah dapat memantau status simpanan mereka di kantor BPR terkait atau melalui situs web resmi LPS (www.lps.go.id) setelah LPS mengumumkan pembayaran klaim penjaminan. Bagi debitur bank, pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman tetap dapat dilakukan di kantor BPR dengan menghubungi Tim Likuidasi LPS.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa penutupan sejumlah BPR ini tidak mencerminkan adanya masalah sistemik dalam sektor keuangan. Sebaliknya, hal ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan yang ada telah berjalan efektif.
Dian, yang juga merupakan anggota ex-officio LPS, menambahkan bahwa LPS mampu merespons dengan cepat terhadap kasus BPR yang bermasalah di berbagai daerah. Hal ini memastikan keamanan dana masyarakat dan penyelesaian masalah secara efisien.
Nasabah tidak perlu khawatir untuk menyimpan uangnya di perbankan. Simpanan di seluruh bank yang beroperasi di Indonesia dijamin oleh LPS.
Berikut daftar 21 BPR yang izin usahanya dicabut:
- BPR Wijaya Kusuma
- BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto (Perseroda)
- BPR Usaha Madani Karya Mulia
- BPR Pasar Bhakti Sidoarjo
- BPR Purworejo
- BPR EDC Cash
- BPR Aceh Utara
- BPR Sembilan Mutiara
- BPR Bali Artha Anugrah
- BPRS Saka Dana Mulia
- BPR Dananta
- BPR Bank Jepara Artha
- BPR Lubuk Raya Mandiri
- BPR Sumber Artha Waru Agung
- BPR Nature Primadana Capital
- BPRS Kota Juang (Perseroda)
- BPR Duta Niaga
- BPR Pakan Rabaa
- BPR Kencana
- BPR Arfak Indonesia
- BPRS Gebu Prima





