EKONOMI – 14 Juni 2026 | BUMN Pelayaran Genjot Layanan buat Sambut Liburan Sekolah dengan menambah frekuensi kapal Merak-Bakauheni, menyiapkan armada ekstra, serta menjamin tarif tetap terjangkau demi kenyamanan keluarga yang berlibur. Kebijakan ini diumumkan menjelang akhir pekan pertama bulan Juli, menyusul peningkatan permintaan transportasi laut selama masa libur sekolah nasional.
Peningkatan Jadwal Kapal
Selama periode liburan sekolah, BUMN Pelayaran menambah total 15 layanan penyeberangan harian di rute Merak-Bakauheni. Jadwal baru mencakup tiga gelombang tambahan pada pagi, siang, dan malam, sehingga total keberangkatan meningkat dari 12 menjadi 27 kali per hari. Armada yang digunakan meliputi kapal feri kelas B dan C, masing‑masing berkapasitas 500 hingga 800 penumpang. Semua kapal dilengkapi dengan sistem navigasi modern dan ruang tunggu yang telah dioptimalkan untuk mengurangi waktu tunggu.
Langkah Keamanan dan Kenyamanan
Untuk menjamin keamanan, BUMN Pelayaran mengimplementasikan protokol kesehatan yang lebih ketat, termasuk pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer di setiap titik, dan pembersihan menyeluruh setiap kapal sebelum dan sesudah beroperasi. Selain itu, kru kapal mendapatkan pelatihan khusus dalam penanganan situasi darurat, sehingga respons cepat dapat diberikan bila diperlukan.
- Penambahan petugas keamanan di dermaga Merak dan Bakauheni.
- Penggunaan sistem antrian digital untuk mengurangi kerumunan.
- Penyediaan layanan Wi‑Fi gratis di kapal untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Langkah BUMN Pelayaran Genjot Layanan buat Sambut Liburan Sekolah tidak hanya berorientasi pada layanan publik, tetapi juga memberikan stimulus ekonomi di wilayah sekitar pelabuhan. Penambahan armada menciptakan lapangan kerja tambahan bagi awak kapal, staf darurat, serta tenaga kebersihan. Pedagang kecil di area terminal diperkirakan akan mengalami peningkatan penjualan hingga 30 persen selama periode libur.
Selain itu, tarif penyeberangan dipertahankan pada level yang sama dengan tarif reguler, yaitu Rp 75.000 untuk dewasa dan Rp 45.000 untuk anak-anak. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang biasanya mengalokasikan sebagian besar anggaran liburan untuk transportasi.
Harapan Penumpang
Respon awal dari para penumpang sangat positif. Salah satu keluarga dari Tangerang, Ibu Siti, menyatakan, “Kami merasa lebih lega karena ada lebih banyak pilihan kapal, jadi tidak perlu menunggu lama di terminal. Harga tetap terjangkau, jadi liburan kami menjadi lebih menyenangkan.”
Para pelaku pariwisata di Lampung juga menyambut baik kebijakan ini, mengingat peningkatan arus penumpang dapat memperluas pasar bagi objek wisata lokal seperti Pantai Pasir Putih dan Taman Nasional Way Kambas.
Dengan langkah strategis ini, BUMN Pelayaran menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan transportasi laut yang andal, aman, dan terjangkau, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional selama liburan sekolah.






