AMMN Merugi Triliunan Rupiah! Ada Apa dengan Amman Mineral?

Toni Rasta

AMMN Merugi Triliunan Rupiah! Ada Apa dengan Amman Mineral?

Ekonomi – PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), perusahaan tambang terkemuka di Indonesia, mencatatkan kerugian signifikan sebesar Rp2,91 triliun pada periode Januari hingga September 2025. Kerugian ini kontras dengan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perusahaan masih mampu membukukan laba bersih sebesar US$720 juta atau setara dengan Rp11,97 triliun.

Penurunan kinerja keuangan ini disebabkan oleh beberapa faktor utama, termasuk kendala dalam peningkatan kapasitas produksi smelter serta implementasi aturan larangan ekspor konsentrat. Transisi menuju penjualan produk logam jadi seperti katoda tembaga dan emas murni menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.

 AMMN Merugi Triliunan Rupiah! Ada Apa dengan Amman Mineral?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun demikian, manajemen AMMN menyatakan bahwa kinerja perusahaan mulai menunjukkan pemulihan sejak kuartal kedua dengan dimulainya kembali penjualan katoda tembaga, diikuti dengan penjualan emas murni pada kuartal ketiga. Penjualan bersih perusahaan tercatat sebesar US$545 juta, dengan kontribusi signifikan dari penjualan katoda tembaga sebesar US$389 juta dan emas murni sebesar US$155 juta.

Sebagai informasi, sejak tahun 2025, AMMN hanya diizinkan menjual produk logam jadi, berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih diperbolehkan menjual konsentrat. Perubahan ini berdampak langsung pada penurunan penjualan bersih perusahaan. Saat ini, AMMN sedang dalam proses pengajuan izin ekspor konsentrat. Jika izin ini diperoleh, perusahaan akan memiliki fleksibilitas untuk menjual baik konsentrat maupun produk logam jadi.

Di sisi lain, total aset perusahaan mengalami peningkatan menjadi US$12,81 miliar, naik 15,2% dibandingkan akhir tahun 2024 yang sebesar US$11,12 miliar. Sementara itu, total liabilitas dan ekuitas perusahaan tercatat masing-masing sebesar US$5,00 miliar.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar