Rahasia Sukses CT: Jangan Boros, Ini Kuncinya!

Toni Rasta

Rahasia Sukses CT: Jangan Boros, Ini Kuncinya!

Ekonomi – Pengusaha sukses Chairul Tanjung membagikan strategi jitu dalam mengelola keuangan dari hasil usaha. Menurutnya, kunci utama terletak pada pengendalian diri untuk tidak menghabiskan seluruh keuntungan demi konsumsi pribadi. Sebaliknya, sebagian besar dana sebaiknya dialokasikan untuk memperkuat modal usaha.

Dalam acara LPS Financial Festival 2025 di Surabaya, Rabu (6/8), Chairul Tanjung menekankan pentingnya menahan diri. "Jika penghasilan dari usaha mencapai Rp 5 juta per bulan, jangan gunakan semuanya untuk konsumsi. Jika itu terjadi, usaha Anda tidak akan pernah berkembang," tegasnya.

 Rahasia Sukses CT: Jangan Boros, Ini Kuncinya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Ia menyarankan agar proporsi konsumsi lebih kecil dibandingkan investasi kembali ke usaha. "Dari Rp 5 juta, alokasikan Rp 2 juta untuk konsumsi, dan sisanya Rp 3 juta putar kembali ke usaha," jelasnya.

Chairul Tanjung mengingatkan bahwa peningkatan modal dari hasil usaha harus menjadi prioritas utama, bahkan ketika keuntungan meningkat. "Ketika penghasilan bertambah menjadi Rp 6 juta, jangan tingkatkan konsumsi. Tetap alokasikan Rp 2 juta untuk konsumsi, dan putar kembali Rp 4 juta ke usaha," imbuhnya.

Ia mengakui bahwa godaan untuk mengikuti gaya hidup mewah akan muncul seiring dengan peningkatan penghasilan. Namun, jika tujuan utama adalah kesuksesan, gaya hidup harus ditempatkan pada urutan terakhir.

"Ada satu suku di Indonesia yang memiliki tradisi makan bubur saat belum kaya. Tujuannya adalah menekan konsumsi agar lebih banyak uang dapat diputar untuk usaha," ungkapnya.

Chairul Tanjung juga mengingatkan agar tidak tergiur untuk memenuhi gaya hidup mewah meskipun memiliki akses ke fasilitas perbankan yang besar. Hal ini justru dapat menjadi bumerang di kemudian hari.

"Banyak anak muda yang mendapatkan kredit Rp 500 juta, lalu menggunakan Rp 300 juta untuk membeli mobil. Sisa Rp 200 juta digunakan untuk membayar cicilan Rp 500 juta. Ini jelas akan berujung pada masalah. Jika ingin kaya, gaya hidup harus dinomorduakan. Yang terpenting adalah akumulasi usaha agar hasilnya berlipat ganda," pungkasnya.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar