Ekonomi – Kabar gembira bagi para pelancong Indonesia! Mulai Agustus 2025, bertepatan dengan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) resmi bisa digunakan di Jepang. Ini menjadi tonggak sejarah baru, menandai ekspansi QRIS ke luar kawasan Asia Tenggara (ASEAN) setelah sukses di Thailand, Malaysia, dan Singapura.
Pada tahap awal, masyarakat Indonesia dapat menikmati kemudahan pembayaran QRIS di 35 merchant yang tersebar di Jepang. Caranya pun mudah, cukup pindai JPQR Global menggunakan aplikasi pembayaran yang biasa digunakan di tanah air.

Langkah besar ini merupakan buah kolaborasi erat antara Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Diharapkan, perluasan QRIS ini tidak hanya memberikan kenyamanan dan efisiensi dalam bertransaksi bagi masyarakat Indonesia di Jepang, tetapi juga semakin mempererat hubungan ekonomi antara kedua negara.
Kedepannya, jangkauan merchant yang menerima pembayaran QRIS di Jepang akan terus diperluas. Hal ini tentu akan semakin memudahkan masyarakat Indonesia dalam berbelanja dan menikmati berbagai layanan di Negeri Sakura. Tak hanya itu, implementasi serupa juga akan diterapkan di Indonesia, sehingga wisatawan Jepang dapat dengan mudah bertransaksi menggunakan aplikasi pembayaran dari negara mereka.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan catatan penting dalam sejarah sistem pembayaran nasional. Menurutnya, QRIS telah menjadi game changer bagi ekosistem pembayaran digital dan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia sejak diluncurkan enam tahun lalu, dengan 57 juta pengguna saat ini.
Inisiatif ini juga menjadi bukti komitmen Bank Indonesia dan industri sistem pembayaran Indonesia untuk terus memperluas jaringan pembayaran digital di kancah internasional.
Selain Jepang, Bank Indonesia dan People’s Bank of China (PBoC) juga tengah melakukan uji coba interkoneksi QRIS Indonesia dan China. Jika uji coba berjalan lancar, perluasan QRIS ke China diharapkan dapat segera terwujud.
Konektivitas pembayaran dengan Tiongkok akan memfasilitasi perdagangan antarnegara secara lebih efisien, khususnya bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata kedua negara. Uji coba ini melibatkan ASPI, UnionPay International (UPI), dan perwakilan penyelenggara jasa sistem pembayaran.
Hingga Juni 2025, implementasi QRIS Antarnegara telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kerjasama QRIS Antarnegara dengan Thailand mencatat 994.890 transaksi senilai Rp 437,54 miliar sejak diluncurkan pada Agustus 2022. Sementara itu, volume transaksi QRIS Antarnegara Indonesia-Malaysia mencapai 4,31 juta transaksi dengan nilai Rp 1,15 triliun sejak peluncurannya pada Mei 2023. QRIS dengan Singapura pun telah mencatatkan 238.216 transaksi senilai Rp 77,06 miliar.
Dengan pencapaian ini, BI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan industri sistem pembayaran dan seluruh masyarakat dalam memperluas akseptasi QRIS, didukung oleh pengembangan inovasi fitur QRIS yang berkelanjutan dan perluasan kerjasama baik di dalam negeri maupun lintas negara.





