Proyek Migas Terancam Mangkrak? IEA Beri Peringatan Keras!

Toni Rasta

Proyek Migas Terancam Mangkrak? IEA Beri Peringatan Keras!

Ekonomi – Badan Energi Internasional (IEA) menyerukan percepatan pengembangan proyek minyak dan gas (migas) baru. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas produksi di tengah penurunan produksi yang lebih cepat dari perkiraan pada 15.000 ladang migas yang ada saat ini.

Laporan tahunan IEA yang berbasis di Paris, seperti dikutip dari AFP (16/9/2025), mengungkapkan bahwa penurunan produksi yang lebih cepat ini berpotensi menimbulkan implikasi besar terhadap pasar dan ketahanan energi global.

 Proyek Migas Terancam Mangkrak? IEA Beri Peringatan Keras!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Seruan IEA ini muncul di tengah komitmen berbagai negara untuk mencapai netralitas karbon, yang memicu kritik dari industri migas.

IEA menyoroti bahwa penurunan produksi yang lebih cepat disebabkan oleh pengembangan ladang lepas pantai yang kurang produktif dan penggunaan metode fracking. Hal ini menuntut pertimbangan ulang terhadap kebutuhan investasi di sektor migas.

Kepala IEA, Fatih Birol, menekankan perlunya perhatian cermat terhadap potensi konsekuensi terhadap keseimbangan pasar, ketahanan energi, dan emisi. Ia menyatakan bahwa menjaga produksi migas global pada tingkat yang stabil memerlukan pengembangan sumber daya baru.

IEA menyoroti adanya kesenjangan besar yang perlu diisi oleh proyek-proyek migas konvensional baru untuk mempertahankan tingkat produksi saat ini. Namun, IEA juga mencatat bahwa jumlah yang dibutuhkan dapat dikurangi jika permintaan migas mengalami penurunan.

Investasi hulu di sektor migas pada tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar US$ 570 miliar (Rp 9.345 triliun). Jika tren investasi ini berlanjut, diharapkan dapat mendorong sedikit peningkatan produksi.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar