Peluang Bisnis! Buka Alfamart, Untung Gede di 2025?

Toni Rasta

Peluang Bisnis! Buka Alfamart, Untung Gede di 2025?

Ekonomi – Memiliki bisnis minimarket sendiri bisa menjadi langkah menarik, terutama dengan jaringan luas dan nama besar seperti Alfamart. Ada tiga opsi kemitraan franchise yang ditawarkan, mulai dari membuka gerai baru hingga mengambil alih gerai yang sudah berjalan.

Sebelum memutuskan, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Calon mitra harus memiliki minat di industri minimarket, berstatus Warga Negara Indonesia dengan badan usaha yang jelas (CV, PT, Koperasi, atau Yayasan). Lokasi usaha juga menjadi faktor penting, dengan luas area penjualan minimal 100 m2 (total lahan sekitar 150-250 m2). Persyaratan perizinan seperti Izin Tetangga, Izin Domisili, SIUP, TDP/NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM (berbeda-beda setiap daerah) juga wajib dipenuhi. Terakhir, calon mitra harus bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart.

Peluang Bisnis! Buka Alfamart, Untung Gede di 2025?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Berikut adalah tiga jenis franchise yang ditawarkan Alfamart:

  1. Franchise Gerai Baru:
    Kemitraan ini memungkinkan Anda membuka gerai baru dengan lokasi yang Anda usulkan. Tahapannya meliputi presentasi awal, evaluasi lokasi, presentasi proposal, perjanjian kerja sama, dan pembukaan toko. Alfamart menawarkan berbagai tipe rak dengan biaya yang berbeda, mulai dari Rp300 juta untuk tipe gerai 9 rak (30 m2) hingga Rp500 juta untuk tipe gerai 45 rak (100 m2). Modal tersebut sudah termasuk franchise fee selama 5 tahun, instalasi listrik, peralatan gerai, AC, cash register, sistem informasi ritel, shop sign, pole sign, perizinan gerai, serta promosi dan persiapan pembukaan gerai. Penting untuk diingat, estimasi investasi ini di luar investasi properti dan dapat berubah.

  2. Franchise Gerai Baru – Konversi:
    Opsi ini cocok bagi pemilik minimarket lokal atau kelontong yang ingin mengembangkan usaha mereka. Ada dua pilihan yang ditawarkan: pengakuan barang dagangan milik toko sebagai stok pembukaan gerai Alfamart, atau penggunaan rak milik toko yang diakui sebagai pengurangan biaya investasi (dengan standar yang sesuai). Tahapannya meliputi presentasi awal, stock opname 1, perjanjian kerja sama, stock opname 2, dan pembukaan toko konversi.

  3. Franchise Gerai Take Over:
    Jika Anda ingin cara yang lebih praktis, franchise jenis ini memungkinkan Anda membeli gerai Alfamart yang sudah beroperasi. Modal yang dibutuhkan bervariasi, mulai dari Rp 800 juta, yang mencakup franchise fee selama 5 tahun, sewa lokasi selama 5 tahun, peralatan gerai, AC, cash register, sistem informasi ritel, shop sign, pole sign, perjanjian gerai, dan goodwill. Tahapannya meliputi presentasi awal, kesepakatan pembelian, pemindahan perizinan, perjanjian kerja sama, dan take over.

Selain modal awal, pemilik gerai Alfamart juga akan dikenakan biaya royalti yang dihitung progresif dari penjualan bersih gerai (belum termasuk pajak). Besaran royalti bervariasi, mulai dari 0% untuk penjualan bersih hingga Rp 150 juta, hingga 4% untuk penjualan bersih di atas Rp 250 juta. Informasi ini dilansir dari ekonomi.or.id.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar