Pasar Obligasi Menggeliat, Penerbitan Melesat!

Toni Rasta

Pasar Obligasi Menggeliat, Penerbitan Melesat!

Ekonomi – Pasar surat utang Indonesia menunjukkan vitalitasnya, mendorong peningkatan signifikan dalam penerbitan obligasi korporasi. Aldiracita Sekuritas Indonesia mencatat pertumbuhan penerbitan obligasi lebih dari 11% dalam beberapa tahun terakhir, sebuah pencapaian yang mengesankan mengingat dinamika ekonomi yang fluktuatif.

Anindita Cintasya, Direktur Investment Banking Aldiracita Sekuritas Indonesia, mengungkapkan bahwa penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) hingga level 4,75% turut memicu antusiasme penerbitan obligasi. Kondisi ini membuat mayoritas penerbitan obligasi mengalami oversubscribe, menandakan permintaan yang lebih tinggi dari penawaran.

 Pasar Obligasi Menggeliat, Penerbitan Melesat!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dominasi obligasi konvensional masih terasa, namun obligasi sukuk juga menunjukkan daya tarik yang kuat. Selain itu, tren penerbitan obligasi tematik seperti Green Bond dan Social Bond semakin populer, mencerminkan kesadaran akan investasi berkelanjutan.

Beberapa lembaga pembiayaan bahkan mulai menjajaki penerbitan Perpetual Bond untuk memperkuat modal inti. Instrumen obligasi tanpa batas waktu ini menawarkan pembayaran kupon periodik tanpa kewajiban pelunasan pokok.

Regulasi baru yang mempermudah investasi pada surat berharga juga menjadi katalisator pertumbuhan pasar obligasi. Investor mulai melirik instrumen investasi yang lebih beragam, termasuk social bond, green bond, dan perpetual bond.

Meskipun Perpetual Bond masih tergolong baru dan belum familiar bagi sebagian investor, Aldiracita Sekuritas Indonesia berupaya menjembatani kesenjangan informasi. Tantangan utama Perpetual Bond adalah penentuan tolok ukur (benchmark) karena tidak memiliki tanggal jatuh tempo seperti obligasi konvensional.

"Obligasi Perpetual tidak memiliki jatuh tempo, tetapi memiliki periode tertentu di mana penerbit dapat melakukan call. Di situlah benchmark harga ditentukan," jelas Anindita.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar