MSIG Life Spin Off Syariah? RUPSLB Jadi Penentu!

Toni Rasta

MSIG Life Spin Off Syariah? RUPSLB Jadi Penentu!

Ekonomi – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 September 2025. Agenda utama rapat ini adalah meminta restu pemegang saham terkait rencana pemisahan (spin off) unit usaha syariah (UUS) perusahaan.

RUPSLB akan dilaksanakan di Sinarmas Land Plaza Thamrin, Jakarta Pusat, mulai pukul 10.00 WIB. Daftar pemegang saham yang berhak hadir akan ditentukan berdasarkan data pada 29 Agustus 2025. Informasi ini tertuang dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Selasa (2/9/2024).

 MSIG Life Spin Off Syariah? RUPSLB Jadi Penentu!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain membahas pemisahan UUS, RUPSLB juga akan membahas rancangan pemisahan, rancangan akta pemisahan, serta pendirian perusahaan asuransi syariah baru sebagai hasil spin off. Perubahan anggaran dasar perseroan dan persetujuan perubahan susunan manajemen setelah pemisahan UUS juga menjadi agenda penting.

Sebelumnya, Chief Compliance, Legal & Corporate Secretary MSIG Life, Renova Siregar, mengungkapkan bahwa rencana spin off UUS ini telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Juli 2024. Selanjutnya, MSIG Life akan mengajukan permohonan izin usaha untuk perusahaan asuransi jiwa syariah yang baru dan melaksanakan seluruh proses sesuai dengan ketentuan OJK.

"Setelah izin usaha disetujui, seluruh portofolio kepesertaan UUS akan dialihkan dan dikelola oleh perusahaan asuransi syariah baru," jelas Renova.

MSIG Life, yang terafiliasi dengan Sinarmas Group, memastikan bahwa selama proses pemisahan, hak dan kewajiban peserta serta perusahaan tidak akan berubah dan tetap sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku. Peserta akan tetap mendapatkan manfaat perlindungan dan pelayanan sesuai ketentuan yang ada.

"Setelah portofolio Syariah dialihkan ke Perusahaan Syariah baru yang didirikan oleh Perusahaan, maka kewajiban kepada peserta akan menjadi tanggung jawab perusahaan baru tersebut," pungkasnya.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar