Inflasi Turki Melambat! Sinyal Baik?

Toni Rasta

Inflasi Turki Melambat! Sinyal Baik?

Ekonomi – Kabar baik datang dari Turki! Inflasi di negara tersebut terus menunjukkan tren penurunan, mencapai 32,95% pada bulan Agustus. Data resmi yang dirilis pada Rabu (3/9/2025) ini memicu harapan bahwa Bank Sentral Turki akan kembali memangkas suku bunga acuannya dalam waktu dekat.

Penurunan inflasi ini melanjutkan tren positif dari bulan Juli, di mana inflasi tercatat sebesar 33,52%. Meskipun sedikit lebih tinggi dari perkiraan analis yang disurvei Bloomberg (32,6%), angka ini tetap menjadi sinyal positif bagi perekonomian Turki.

 Inflasi Turki Melambat! Sinyal Baik?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Secara bulanan, harga konsumen mengalami kenaikan sebesar 2,04% pada Agustus. Kenaikan ini terutama dipicu oleh biaya makanan, transportasi, dan perumahan. Masyarakat Turki masih merasakan dampak dari harga yang tinggi, terutama pada sektor makanan dan minuman non-alkohol yang mengalami inflasi tahunan sebesar 33,3%. Sektor pendidikan juga mengalami lonjakan harga yang signifikan, mencapai 60,9%, diikuti oleh perumahan (53,3%) dan transportasi (24,9%).

Meskipun demikian, inflasi tahunan secara keseluruhan berada pada level terendah sejak akhir tahun 2021. Inflasi sempat mencapai puncaknya di atas 75% pada Mei 2024 sebelum akhirnya menunjukkan tren penurunan.

Perlambatan inflasi ini memberikan ruang bagi Bank Sentral Turki untuk melanjutkan kebijakan pelonggaran moneternya. Sejak Desember hingga Juli, bank sentral telah menurunkan suku bunga acuannya dari 50% menjadi 43%. Pasar memperkirakan bahwa penurunan suku bunga akan kembali terjadi pada pertemuan bank sentral minggu depan.

Namun, angka inflasi resmi ini mendapat sanggahan dari ekonom independen yang tergabung dalam Kelompok Riset Inflasi ENAG. Mereka memperkirakan bahwa harga konsumen naik sebesar 65,5% secara tahunan pada Agustus, jauh lebih tinggi dari angka yang dirilis oleh pemerintah.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar