Artikel:
Ekonomi – Kejutan terjadi di pasar saham hari ini, Selasa (25/11/2025), dengan adanya transaksi jumbo pada saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC). Nilai transaksi yang mencapai Rp1,6 triliun ini sontak menarik perhatian para pelaku pasar.

Sebanyak 700 juta lembar saham IMPC berpindah tangan di pasar negosiasi, dengan harga Rp2.300 per saham. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai broker yang memfasilitasi transaksi besar ini, maupun tujuan di balik aksi korporasi tersebut.
Menyusul kabar transaksi ini, saham IMPC langsung merespons positif dengan melonjak 8,30% ke level Rp3.130 pada pukul 14.25 WIB. Secara year-to-date (ytd), saham IMPC telah mencatatkan kenaikan fantastis, lebih dari 750%. Kapitalisasi pasar perusahaan saat ini mencapai Rp172,84 triliun.
Transaksi negosiasi ini terjadi di tengah berbagai inisiatif bisnis yang tengah dijalankan oleh IMPC. Salah satunya adalah melalui anak usahanya, PT Sirkular Karya Indonesia (SKI), yang baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT CCEPC Indonesia (CCEPC) untuk pengembangan proyek waste-to-energy (WTE) di Bali.
Kerja sama ini akan melibatkan SKI sebagai penyedia dukungan investasi, sementara CCEPC akan memberikan dukungan teknis sebagai kontraktor EPC (Engineering, Procurement, Construction) dan O&M (Operation & Maintenance). CCEPC juga akan menyiapkan studi kelayakan dan memberikan dukungan penuh kepada SKI untuk memenangkan tender proyek WTE.
Selain itu, IMPC juga tengah berinvestasi sebesar Rp250 miliar hingga tahun 2026 untuk membangun Impack Polymer Science Institute (IPSI). IPSI diharapkan menjadi pusat pelatihan polimer atau plastik terbesar di ASEAN, yang akan mempertemukan para pelaku industri, peserta didik, dan profesional di bidang polimer. Dalam pelaksanaannya, IMPC menggandeng SKZ – German Plastics Center (SKZ – Das Kunststoff Zentrum), sebuah institut plastik terkemuka di Jerman dan dunia.





