EKONOMI – 12 Juni 2026 | Ada Demo, Beberapa Pintu Stasiun MRT Dukuh Atas-Bundaran HI Ditutup menyebabkan ribuan penumpang harus mencari jalur alternatif pada jam sibuk. Demonstrasi yang berlangsung sejak pagi ini berujung pada penutupan sementara pintu masuk utama di Stasiun Dukuh Atas dan Stasiun Bundaran HI, dua titik penting dalam jaringan transportasi massal Jakarta.
Latar Belakang Demonstrasi
Kelompok aktivis menuntut transparansi penggunaan dana publik pada proyek infrastruktur, termasuk MRT. Mereka memutuskan menggelar aksi di sekitar area stasiun karena konsentrasi penumpang yang tinggi dapat menekan perhatian publik dan pemerintah. Menurut pihak kepolisian, aksi berlangsung damai namun mengganggu operasional transportasi.
Penutupan Pintu Masuk
Selama aksi, petugas MRT menutup pintu masuk yang terletak di sisi barat Stasiun Dukuh Atas dan pintu timur Stasiun Bundaran HI. Kedua pintu tersebut biasanya melayani ribuan penumpang per jam, terutama pekerja kantor di kawasan CBD. Penutupan tersebut diumumkan lewat aplikasi resmi MRT dan papan informasi di stasiun.
Dampak pada Penumpang
Penutupan pintu masuk menimbulkan antrean panjang di pintu alternatif. Penumpang melaporkan peningkatan waktu menunggu hingga 15-20 menit dibandingkan kondisi normal. Selain itu, kepadatan di koridor lain meningkat, menimbulkan potensi risiko keamanan. Bagi penumpang yang harus berpindah stasiun, jarak tempuh tambahan mencapai 500 meter, memperpanjang total perjalanan hingga 30 menit.
Kerugian Ekonomi
- Penurunan pendapatan tiket MRT diperkirakan turun 2-3% pada hari aksi.
- Produktivitas pekerja di kawasan sekitar berkurang akibat keterlambatan.
- Pedagang di area stasiun mengalami penurunan penjualan.
Tindakan Pengelola MRT
Pengelola MRT Jakarta mengeluarkan pernyataan resmi bahwa penutupan pintu bersifat sementara dan akan dibuka kembali setelah aksi berakhir. Mereka menambahkan penambahan petugas keamanan di pintu alternatif serta menyediakan layanan informasi real‑time melalui aplikasi. Pengelola juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan keamanan penumpang.
Alternatif dan Rekomendasi
Bagi penumpang yang terdampak, berikut beberapa alternatif yang dapat dipertimbangkan:
- Menggunakan layanan bus TransJakarta yang memiliki halte di dekat Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI.
- Berpindah ke jalur KRL Commuter yang melintasi area serupa, dengan menyeberang melalui jembatan penyeberangan pedestrian.
- Mengoptimalkan aplikasi ojek online untuk menempuh jarak pendek menuju pintu masuk yang masih terbuka.
Pengelola menyarankan penumpang memeriksa status pintu masuk secara berkala melalui aplikasi resmi MRT sebelum berangkat.
Secara keseluruhan, meski Ada Demo, Beberapa Pintu Stasiun MRT Dukuh Atas-Bundaran HI Ditutup menimbulkan ketidaknyamanan, langkah-langkah mitigasi yang diambil diharapkan dapat meminimalkan gangguan. Penutupan diperkirakan akan berakhir pada sore hari setelah demonstrasi selesai, dan operasi normal diprediksi kembali pada hari berikutnya.
Demonstrasi ini kembali menegaskan pentingnya dialog antara pemerintah, penyedia layanan publik, dan masyarakat untuk memastikan proyek infrastruktur berjalan transparan dan efektif, tanpa mengorbankan mobilitas warga.






