Emas atau Obligasi? Intip Strategi Investasi Jitu 2026!

Toni Rasta

Emas atau Obligasi? Intip Strategi Investasi Jitu 2026!

Ekonomi – Awal tahun 2026 diprediksi menjadi momentum menarik bagi pasar modal Indonesia. Direktur Investasi PT Bahana TCW Investment Management, Doni Firdaus, mengungkapkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren positifnya. Dominasi investor ritel lokal di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi salah satu faktor pendorong, di tengah kecenderungan investor institusi asing yang mengurangi kepemilikan sahamnya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cenderung stagnan di angka 5% menjadi pertimbangan utama bagi investor asing.

TCW Investment Management melihat peluang investasi menarik pada obligasi korporasi (corporate bonds). Penurunan yield serta berkurangnya risiko dan volatilitas menjadikan obligasi korporasi sebagai pilihan investasi yang menjanjikan. Sama halnya dengan investasi saham, pemilihan obligasi korporasi juga difokuskan pada sektor-sektor dengan fundamental yang kuat, seperti sektor konsumer dan komoditas.

Emas atau Obligasi? Intip Strategi Investasi Jitu 2026!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain obligasi korporasi, komoditas emas juga menjadi sorotan. Harga emas yang masih menunjukkan tren penguatan membuka peluang untuk meraih potensi pertumbuhan. Saham-saham terkait pertambangan dan komoditas menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.

Lantas, bagaimana sebenarnya prospek investasi pasar keuangan Indonesia di awal tahun 2026? Simak selengkapnya wawancara Syarifah Rahma dengan Direktur Investasi PT Bahana TCW Investment Management, Doni Firdaus, dalam program Power Lunch ekonomi.or.id, Kamis (15/01/2026).

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar