Ekonomi – Saham Agro Bahari Nusantara (UDNG), emiten budidaya udang, sempat mencuri perhatian pasar modal Indonesia di semester pertama tahun ini. Bagaimana tidak, harga sahamnya sempat meroket hingga 3.000%, menjadi yang tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, euforia tersebut kini berbalik arah, saham UDNG mengalami koreksi tajam dan terus menerus menyentuh Auto Reject Bawah (ARB).
Setelah mencapai puncak Rp 1.475 per saham, harga UDNG kini merosot ke level Rp 975 per saham. Dalam sepekan terakhir, saham ini terus terjerembab di zona merah dengan penurunan harian mendekati 10%. Hingga perdagangan siang ini, UDNG telah kehilangan 33,9% nilainya dalam sepekan.

UDNG melantai di BEI pada 31 Oktober 2023 dengan harga penawaran Rp 100 per lembar saham, melepas 500 juta saham baru atau 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Manajemen perusahaan menyatakan bahwa pergerakan saham yang signifikan sejak 5 Maret 2025 lebih dipengaruhi oleh persepsi pasar terhadap kinerja dan prospek UDNG. Mereka juga menegaskan tidak ada rencana perusahaan yang belum diumumkan kepada publik.
Dana hasil IPO telah direalisasikan untuk ekspansi usaha, yaitu pembangunan tambak di pantai Tanjung Kemirai, Bangka Selatan, yang mulai beroperasi pada awal Februari 2025.
Namun, kinerja keuangan UDNG menunjukkan penurunan. Aset perusahaan menyusut dari Rp 60,22 miliar pada 2023 menjadi Rp 57,61 miliar pada 2024, didorong oleh penurunan aset lancar sebesar 61%. Sementara itu, aset tidak lancar meningkat 46%.
Liabilitas perusahaan melonjak 79%, dari Rp 1,33 miliar pada 2023 menjadi Rp 2,38 miliar pada 2024, terutama disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka panjang terkait sewa aset hak guna. Ekuitas juga mengalami penurunan dari Rp 58,89 miliar menjadi Rp 55,23 miliar.
Penjualan UDNG mengalami penurunan signifikan sebesar 62%, dari Rp 8,35 miliar pada 2023 menjadi hanya Rp 3,13 miliar pada 2024. Penurunan ini disebabkan oleh merosotnya penjualan udang Vannamei. Data-data ini dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). ekonomi.or.id akan terus memantau perkembangan saham UDNG dan memberikan informasi terbaru kepada para investor.





